DINAS PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA KABUPATEN SEMARANG
SHARE :

PERESMIAN MUSEUM SEKOLAH SMP NEGERI 1 UNGARAN

1
09/2022
Kategori : BERITA DINAS
Komentar : 0 komentar
Author : disdikbudpora2020


PERESMIAN MUSEUM SEKOLAH SMP NEGERI 1 UNGARAN

Bupati H Ngesti Nugraha meresmikan museum sekolah di SMP Negeri 1 Ungaran. Dua ruang kelas dan satu ruang kantor di sekolah yang didirikan tahun 1911 itu dimanfaatkan untuk memamerkan aneka barang kuno bersejarah. Menurutnya, bangunan sekolah yang merupakan cagar budaya itu sangat tepat dijadikan museum. “Dengan gotong royong dan kebersamaan, museum cagar budaya SMPN 1 ini dapat berdiri. Semoga dapat berkembang dan bermanfaat bagi dunia pendidikan dan sejarah bangsa,” katanya saat acara peresmian museum sekolah SMPN 1 Ungaran, Sabtu (27/8/2022) siang.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan untaian melati oleh Bupati H Ngesti Nugraha. Ikut mendampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kab. Semarang, Sukaton Purtomo Priyatmo, SH, MM, perwakilan Kementerian PUPR, Kepala SMPN 1 Ungaran Tatik Arlinawati dan undangan lainnya.
Ditambahkan oleh Bupati, bangunan induk SMP Negeri 1 Ungaran ditetapkan sebagai cagar budaya sejak 2021. Pada tahun itu pula dilakukan restorasi oleh Kementerian PUPR. Dia menghargai dukungan semua pihak sehingga renovasi dan restorasi bangunan itu dapat selesai tuntas.
Inisiator dan perancang museum SMP Negeri 1 Ungaran, Anthony Tumimomor menjelaskan bangunan induk sekolah yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya itulah yang dijadikan ruang museum. Bangunan peninggalan Pemerintah Kolonial Belanda itu digunakan secara resmi sebagai SMP Negeri 1 Ungaran sejak 1960. Ada tiga galeri di tiga ruang terpisah yang menyimpan aneka benda kuno. Diantaranya mesin ketik, pesawat telepon engkol buatan tahun 1950, sepeda ontel dan bangku siswa. Barang-barang itu pernah digunakan oleh para guru, tenaga administrasi dan siswa SMPN 1 Ungaran. “Kita berharap museum itu bisa menjadi kebanggaan dan sumber informasi sejarah bagi siswa dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Semarang, Tri Subekso menyebut menjadikan bangunan cagar budaya sebagai museum sangat tepat. “Sesuai Undang-undang, situs cagar budaya harus bermanfaat,” terangnya.
Kepala SMPN 1 Ungaran Tatik Arlinawati menjelaskan alumni juga menyumbang koleksi museum.
Sumber : Diskominfo Kab. Semarang

Berita Lainnya

6
12/2022
GEBYAR SEKOLAH PENGGERAK ANGKATAN 1 DAN 2
Author : disdikbudpora2020
29
11/2022
23
11/2022
HUT PGRI 77 KABUPATEN SEMARANG
Author : disdikbudpora2020
8
11/2022
POPDA KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2022
Author : disdikbudpora2020


Tinggalkan Komentar